Senin, 17 November 2014

Lirik Lagun EXO ~ 365

 "365"

[BaekHyun] Sebeon kkajin, buditchyeo bwa
Yeoseot beonjil, uljirado
[ChanYeol] Daseot beondo, igeonaemyeon
Kkeutchi boigi shijakhae[D.O] Jogeuphage, dalil seurok
Chuneowan girl, neochi ppunya
[SuHo] Naege jeomdeo, shiganeul jwo
Soneul georeulsu itgaehae

[D.O] Neul gateun goseoseo
[BaekHyun] Deo oneul taeyang cheoreom

[BaekHyun] 365 [BaekHyun/D.O] Nan maeilachim
[D.O] Chaemdeon neolge umyeon
[BaekHyun/All] Haru shijakhae
[BaekHyun] 365 [BaekHyun/D.O] Ilbuneul jeonge
[SuHo] Dundeo eobseul mankkeum
[BaekHyun/All] Hamke halgeoya

[D.O] Woah Oh Oh Oh Oh
Woah Oh Oh Oh~
[BaekHyun] 365
[Kai] Ni soneul japgo
[D.O] Woah Oh Oh Oh Oh
Woah Oh Oh Oh~
[BaekHyun] 365
[BaekHyun] Neochi aneulkke

[D.O] Seorinaeyo, saeboneul kkok
Yeoseot geoge, neo aldeuro
[SuHo] Daseot shigan, jagu namyeon
Ttabeulgeo aninge dwaelgeoya

[ChanYeol] Nan neoreul jikkineun
[BaekHyun] Jeopichae gisakcheoreom

[BaekHyun] 365 [BaekHyun/D.O] Neoye apeseo
[BaekHyun] Ojik neoli yuro
[BaekHyun/All] Gomeul wideuleo
[BaekHyun] 365 [BaekHyun/D.O] Machi neol wihae
[ChanYeol] Taeyeonhan geot gateun
[BaekHyun/All] Maeireun salge

[D.O] Woah Oh Oh Oh Oh
Woah Oh Oh Oh~
[BaekHyun] 365
[SeHun] Eotteon apeumdeo
[D.O] Woah Oh Oh Oh Oh
Woah Oh Oh Oh~
[BaekHyun] 365
[D.O] Neol midgyeo gage

[SuHo] Neol shiyomal utneun deuri
[D.O] Neun mureul bureul ttae
[ChanYeol] Eonjerado nan gijeok cheoreom
[BaekHyun] Ni apena tanalge

[BaekHyun] 365 [BaekHyun/D.O] Neoye dwiesseo
[D.O] Jeolte neoreul wihan
[BaekHyun/All] Mae ireul salkke
[BaekHyun] 365 [BaekHyun/D.O] Machi neol wihae
[SuHo] Taeyeonhan geot gateun
[BaekHyun/All] Haneuljae umyeon

[D.O] Woah Oh Oh Oh Oh
Woah Oh Oh Oh~
[BaekHyun] 365
[Kai] Eotteon apeumdeo
[D.O] Woah Oh Oh Oh Oh
Woah Oh Oh Oh~
[BaekHyun] 365
[BaekHyun] Neol midgyeo gage

[BaekHyun] 365
[Kai] Neoreul jikilge

Lirik Lagu Taylor Swift ~ 22

"22"

It feels like a perfect night to dress up like hipsters
And make fun of our exes, uh uh, uh uh.
It feels like a perfect night for breakfast at midnight
To fall in love with strangers, uh uh, uh uh.

Yeah,

We're happy, free, confused, and lonely at the same time
It's miserable and magical.
Oh, yeah
Tonight's the night when we forget about the deadlines
It's time

Uh oh!

I don't know about you
But I'm feeling 22
Everything will be alright
If you keep me next to you
You don't know about me
But I'll bet you want to
Everything will be alright
If we just keep dancing like we're
22, ooh-ooh
22, ooh-ooh

It seems like one of those nights,

This place is too crowded.
Too many cool kids, uh uh, uh uh (who's Taylor Swift anyway, ew?)
It seems like one of those nights,
We ditch the whole scene and end up dreaming
Instead of sleeping.

Yeah,

We're happy, free, confused, and lonely in the best way
It's miserable and magical.
Oh, yeah
Tonight's the night when we forget about the heartbreaks
It's time

Uh oh! (hey!)

I don't know about you
But I'm feeling 22
Everything will be alright
If you keep me next to you
You don't know about me
But I'll bet you want to
Everything will be alright (alright)
If we just keep dancing like we're
22, ooh-ooh (oh, oh, oh)
22, ooh-ooh
I don't know about you
22, ooh-ooh
22, ooh-ooh

It feels like one of those nights,

We ditch the whole scene.
It feels like one of those nights,
We won't be sleeping.
It feels like one of those nights,
You look like bad news.
I gotta have you,
I gotta have you.

Ooh-ooh

Ooh-ooh, ye-e-e-e-eah, hey
I don't know about you (I don't know about you)
But I'm feeling 22
Everything will be alright
If you keep me next to you
You don't know about me (you don't know about me)
But I'll bet you want to
Everything will be alright
If we just keep dancing like we're
22, ooh-ooh
22, ooh-ooh
22, ooh-ooh, yeah, yeah
22, ooh-ooh, yeah, yeah, yeah

It feels like one of those nights,

We ditch the whole scene
It feels like one of those nights,
We won't be sleeping
It feels like one of those nights,
You look like bad news,
I gotta have you,
I gotta have you.

Lirik Lagu Brunoi Mars ~ Just The Way Yuo Are

"Just The Way You Are"

Ohhhhh ohhhhhh ohhhhhh ohhhhhhh


[Verse 1:]

Oh, her eyes, her eyes
Make the stars look like they're not shinin'
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying
She's so beautiful
And I tell her everyday
Yeah

I know, I know

When I compliment her she won't believe me
And it's so, it's so
Sad to think that she don't see what I see
But every time she asks me, "Do I look okay?"
I say,

[Chorus:]

When I see your face (face, face...)
There's not a thing that I would change
'Cause you're amazing (amazing)
Just the way you are (are)
And when you smile (smile, smile...)
The whole world stops and stares for a while
'Cause, girl, you're amazing (amazing)
Just the way you are (are).
Yeah

[Verse 2:]

Her lips, her lips
I could kiss them all day if she'd let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think it's so sexy
She's so beautiful
And I tell her everyday,

Oh you know, you know, you know

I'd never ask you to change
If perfect's what you're searching for
Then just stay the same
So don't even bother asking if you look okay
You know I'll say,

[Chorus:]

When I see your face (face, face...)
There's not a thing that I would change
'Cause you're amazing (amazing)
Just the way you are (are)
And when you smile (smile, smile...)
The whole world stops and stares for a while
'Cause, girl, you're amazing (amazing)
Just the way you are (are)

The way you are

The way you are
Girl, you're amazing (amazing)
Just the way you are (are)

[Chorus:]

When I see your face
There's not a thing that I would change
'Cause you're amazing (amazing)
Just the way you are (are)
And when you smile
The whole world stops and stares for a while
'Cause, girl, you're amazing
Just the way you are

Yeah

Macam - Macam Kebudayaan Jepang

            1. Pakaian Tradisionsl Jepang
       Jepang memiliki pakaian Tradisional yang disebut Kimono, sudah banyak orang tau bahwa kimono adalah pakaian Tradisional Jepang. Dahulu kimono digunakan untuk kegiatan sehari-hari, namun pada saat ini, komono hanya digunakan di acara-acara khusu. Kimono bisa di pakai oleh pria atau wanita, kimono pria umumnya lebih sederhana baik dalam design, motif dan juga warnanya yang biasanya didominasi oleh berwarna gelap seperti hijau tua, coklat tua, biru tua atau hitam, sedangkan Kimono untuk wanita dikenal ada beberapa jenis menunjukkan umur pemakai, status perkawinan, dan tingkat formalitas dari acara yang dihadiri. Disamping itu kimono wanita juga memiliki berbagai aksesoris tambahan yang cukup banyak.
  
2. Upacara Minum Teh
       Upacara minum teh atau yang dikenal dengan Chadō atau Sadō. Adalah upacara yang mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir, agama, apresiasi peralatan upacara minum teh dan cara meletakkan benda seni di dalam ruangan upacara minum teh (chashitsu).
 
3. Ikebana
      Ikebana adalan kesenian merangkai bunga yang berasal dari Negara Jepang. Bunga memiliki kehormatan dalam kebudayaan Jepang, karena Bungan dianggap sebagai tempat bersemayamnya Tuhan, sang pencipta. Bunga dirangkai dalam bentuk tertentu dan diletakkan di altar utama. Awalnya dalam pembuatan bunga sangatlah sederhana, namun saat ini pembuatan bunga semakin sulit dan kompleks dan di butuh pembelajaran keahlian dalam pembuatannya.

4. Tako
       Kesenian Layang-layang ini sudah ada sejak jaman periode Nara (649-793 AD). Design layang layang dari negeri ini cukup unik dan sangat mudah dibedakan dengan design layang layang dari negara atau wilayah lain. Mainan ini dianggap berbahaya karena talinya bisa bersentuhan dan mengganggu aliran kabel listrik yang bisa berakibat fatal bagi pelaku dan orang lain. Layang layang hanya bisa dijumpai di event khusus atau dalam festival budaya saja yang mau tidak mau harus mereka hadirkan.
 
5. Kendo dan Judo 
        Kendo adalah olah raga bermain pedang bambu sedangkan Jud0 adalah nama dari olahraga bela diri dari Jepang. Kata Do yang terdapat pada akhiran kedua kata diatas mempunyai arti yang sama yaitu jalan dan kalau ditulis dengan huruf kanji mempunyai lambang jalan. Peralatan yang digunakan pada Kendo yaitu Seragam yang dikenal dengan nama Kendo gi dan hakama, pedang dari bamboo yang bernama shinai, pelindung kepala atau men, pelindung badan atau do, pelindung tangan atau kote, pelindung paha atau tare.
 
6. Matsuri
        Matsuri adalah suatu festival budaya rakyat yang umumnya berkaitan dengan festival di kuil baik kuil Shinto (Jinja) maupun kuil Buddha (Tera) yang kebanyakan diselenggaran pada musim panas, pada saat ini matsuri tidak selalu berarti berdoa atau sembahyang, hal itu sudah pasti karena kebanyakan orang datang hanya untuk melihat saja.

7. Shogi
        Shogi atau catur Jepang adalah permainan papan dari Jepang yang dimainkan oleh dua orang di atas papan 9 lajur dan 9 baris yang berwarna sama. Ciri khas shogi yang sangat membedakannya dari catur adalah sistem memainkan kembali buah lawan yang sudah ditangkap. Walaupun sudah naik pangkat, buah yang tertangkap akan kembali ke pangkat semula. Kedua belah sisi yang bermain dibedakan menjadi sente dan gote. Pemain sente memainkan langkah pertama, diikuti pemain gote, begitu seterusnya secara bergantian hingga selesai. satu set buah shogi yang berjumlah 20 buah.
 
8. Origami
       Origami berasal dari kata ori yang berarti lipat, dan kami yang berarti kertas ­merupakan seni tradisional melipat kertas yang berkembang menjadi suatu bentuk kesenian yang modern. Origami sudah dikenal dibanyak Negara, secara umum untuk membuat origami kita bisa menggunakan kertas biasa namun kebanyakan origami di Jepang menggunakan kertas khusus untuk origami. Perbedaan antara kertas biasa dan kertas origami hanyalah dari segi design dan warna saja yang sangat beragam sehingga membuat origami menjadi semakin indah dan sama sekali tidak berhubungan dengan teknik seperti lipatan kertas menjadi lebih mudah.
 

Senin, 10 November 2014

Pengertian Musikalisasi Puisi

PENGERTIAN MUSIKALISASI PUISI

Musikalisasi puisi adalah puisi yang di nanyikan sehingga seorang pendengar yang kurang paham menjadi paham, yang tidak bisa menggambarkan sebuah isi puisi bisa tau isi puisi tersebut. Dengan mengkoloborasikan antara sastra dan musik.
Musikalisasi puisi sudah menjadi sebagian dari sastra dan seni,
Cara proses dari puisi menjadi Musikalisasi puisi :

1. Baca Puisi.
2. Pahami isi puisi
3. jika sudah mengetahui isi puisi, coba mencari nada sesuai isi puisi (nada sedih, senang,      kemerdekaan dll).
4. Setelah melakukan kedua tersebut satukan puisi yang kita baca dengan musik.
   Tujuan Musikalisasi puisi adalah Musik harus sesuai dengan isi puisi agar pendengar paham dengan isi puisi

Kini banyak sanggar musikalisasi puisi bersebaran di indonesia, contohnya seperti :

1. Sanggar Matahari
2 Sanggar Kapas
3 Sanggar Seni SMA MUHAMMADIYAH 1 (SASEMUDISA)
4 Sanggar SAPTA
5 Sanggar Poros
6 Sanggar SapuLidi
7 Dan masih banyak sanggar-sanggar lain.


 Sanggar-sanggar di atas memiliki situs tersendiri, yang menyajikan video Musikalisasi puisi dan teks puisi.

W. R Soepratman

WR Soepratman atau Wage Rudolf Soepratman dilahirkan pada tanggal 9 Maret 1903 tepatnya hari Senin Wage, di Jatinegara Jakarta. Tapi ada pula versi yang menyebutkan kelahirannya adalah tanggal 19 Maret. Ia adalah anak dari seorang sersan di Batalyon VIII yang bernama Senen. WR Soepratman adalah tujuh bersaudara. Salah satu kakaknya yang juga ikut menorehkan sejarah kesuksesan beliau adalah Roekijem yang bersuamikan seorang Belanda yang bernama Willem van Eldik.

Ketika WR Soepratman berumur 11 tahun, ia ikut kakaknya Roekitjem yang berdomisili di Makassar. WR Soepratman kemudian disekolahkan oleh kakak iparnya.

WR Soepratman kemudian mendalami bahasa Belanda selama 3 tahun yang kemudian berlanjut ke Normaalschool. Pada tahun 1923 yaitu ketika WR Soepratman telah menamatkan pendidikannya, ia lalu menjadi guru di Sekolah Angka 2. Pada tahun 1925, ijazah Klein Ambtenaar miliknya keluar.

Setelah keluar dari guru di Sekolah Angka 2, WR Soepratman kemudian bekerja di sebuah perusahaan dagang yang di Ujung Pandang. WR Soepratman kemudian beralih profesi menjadi wartawan surat kabar Kaoem Moeda di Bandung yang kemudian berpindah ke surat kabar Sin Poo di Jakarta. Pada saat itulah, WR Soepratman banyak bergaul dengan tokoh pergerakan nasional dan dirinya mulai tertarik dengan pergerakan nasional.

Dari hubungannya dengan tokoh-tokoh nasionalis tersebut, timbullah rasa benci terhadap Belanda yang kemudian ia tuliskan rasa tidak senang itu di sebuah buku karangannya yang berjudul Perawan Desa. Buku itu memberikan inspirasi banyak orang agar bersatu untuk melawan Belanda sehingga buku tersebut dilarang beredar oleh Belanda.

WR Soepratman kemudian berpindah tugas di kota Singkang, namun kemudian WR Soepratman mengundurkan diri dari wartawan dan pulang kembali ke rumah kakaknya, Roekitjem di Makassar.

Roekitjem adalah seorang yang ahli bermain musik biola dan sandiwara. Banyak hasil kreasinya baik itu musik biola atau sandiwara yang kemudian dipentaskan di mes militer. Keahlian sang kakak ini kemudian menarik minat WR Soepratman akan musik. Beliau akhirnya banyak belajar musik dari sang kakak dan membaca buku-buku musik milik kakaknya. Beliau juga diajari musik oleh kakak iparnya yaitu suami Roekitjem. WR Soepratman menunjukkan kemajuannya dalam bermain musik, beliau bahkan sudah bisa menggubah lagu. Suatu hari, WR Soepratman membaca suatu majalah yang bernama majalah Timbul yang isinya menantang para ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan.

Mengetahui hal ini, WR Soepratman merasa tertantang untuk ikut menciptakan karya luhur tersebut. WR Soepratman lalu menggubah lagu yang kemudian pada 1924 terciptalah lagu “Indonesia Raya” karyanya.
Pada tahun 1928 bulan Oktober, diadakanlah Kongres Pemuda II dimana para tokoh pergerakan nasional dan perwakilan para pemuda seluruh Indonesia berkumpul untuk menyatukan visi mencapai Indonesia Merdeka. Di situ WR Soepratman juga hadir dan pertama kalinya beliau memperdengarkan lagu Indonesia Raya secara instrumental dengan biola (tanpa syair). Mengapa dikumandangkan lagu Indonesia Raya itu secara instrumental? Hal ini adalah usulan Soegondo Djojopuspito, salah satu tokoh pergerakan nasional, dengan alasan menjaga situasai politik dan kondisi saat itu. Banyak hadirin terpukau dengan lagu itu. Lagu tersebut telah berhasil mewakili keinginan rakyat Indonesia untuk segera merdeka dari Belanda.

Sesudah kongres itu, lagu Indonesia raya selalu diperdengarkan di kongres politik dan kongres nasional lainnya.

Belanda begitu khawatir akan efek persatuan yang ditimbulkan oleh lagu itu. Akhirnya Belanda selalu memburu WR Soepratman yang telah menciptakan lagu tersebut. Karena selalu menghindar dari kejaran polisi Belanda, W Soepratman akhirnya kelelahan dan jatuh sakit di Surbaya. WR Soepratman juga menciptakan lagu “Matahari Terbit” pada tahun 1938, ia kemudian menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu NIROM di jalan Embong Malang yang akhirnya membuatnya benar-benar ditangkap oleh Belanda dan dijebloskan di penjara Kalisosok Surabaya.

Kesehatannya yang menurun drastis ditambah tekanan fisik serta psikis karena diburu oleh Belanda membuat WR Soepratman akhirnya jatuh sakit dan meninggal dunia pada hari Rabo Wage, tanggal 17 Agustus 1938. Beliau meninggal dunia tepatnya di Jl Mangga no 21 Surabaya dan dimakamkan secara Islam di Makam Umum Kapasan, Jl. Kenjeran Surabaya.
Makam WR Supratman

WR Soeprtman telah berjasa dalam membuat lagu yang bisa menyatukan rakyat Indonesia dan memberikan kobaran semangat demi terciptanya Indonesia Merdeka. Namun WR Sepratman sendiri tak sempat menghirup udara kemerdekaan karena keburu meninggal. Beliau tidak pernah menikah dan memiliki anak bahkan anak angkat sekalipun. Hidupnya diabdikan untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui lagu.
Sebelum meninggal, WR Soepratman sempat menulis sebuah surat yang berisi seperti berikut : 

“Nasipkoe soedah begini. Inilah yang di soekai oleh Pemerintah Hindia Belanda. Biar saja meninggal, Indonesia pasti merdeka”.

Yang artinya : “Takdirku memang begini. Inilah yang diinginkan pemerintah Hindia Belanda. Biarlah saya meninggal, Indonesia pasti merdeka”.

Selain Indonesia Raya dan Matahari Terbit, WR Soepratman juga menciptakan lagu-lagu perjuangan lainnya. Berikut ini adalah lagu-lagu karya beliau :

Kebangsaan Indonesia Raya (1928),
Indonesia Ibuku (1928),
Bendera Kita Merah Putih (1929), 
Raden Ajeng Kartini (1929),
Lagu Mars Kepanduan Bangsa Indonesia (1930), 
Di Timoer Matahari (1931), 
Mars Parindra (1937), 
Mars Soerya Wirawan (1937), 
Matahari Terbit (1938), 
dan lagu Selamat Tinggal (1938) belum terselesaikan.

WR Soepratman juga mengarang buku-buku yang isinya mengajak untuk bersatu, seperti Perawan Desa, Darah Moeda dan Kaoem Panatik (1929).

Pada tanggal 26 Juni 1958 dikeluarkanlah Kepres No 44/1958 yang isinya menetapkan lagu Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan Indonesia.

Lirik Lagu Zhoumi Feat Cahnyeol ~ Rewind (korean ver)




Stop Rewind Rewind
Stop Rewind Rewind Rewind Rewind
Stop, Rewind, Play

My clock is always stopped so I’m wandering in the maze of time
Yesterday seems like tomorrow and after the dawn comes night
I go back in time and the night comes to an end
Reality is too painful so I rewind my memories

In the slightly dizzy memories
(Going backwards) Past the four seasons
I will find the pieces that will connect us
I won’t lose a single piece

Now stop and rewind, stop at summer
The season when you and I were happy, my heart trembles
Stop and play it, I’ll turn your heart back oh girl
In this dream-like moment, I’ll hold you in my arms
Give me back my love, it’s time to rewind

I see you turning away then I follow you and hold onto you
But you fling off my hand and keep going your way
No matter how much I call out to you, you don’t listen
Leaving me in the cold air

This can’t happen, in the lost memories
(Turn back time even more) I’ll find that moment
I will find the pieces that separated us
So goodbye won’t ever come again
 
Now stop and rewind, stop at winter
The season when you and I were so warm, my heart trembles, oh girl
In this dream-like moment, I’ll hold you in my arms
Give me back my love, it’s time to rewind

In the many variations of time
I’m holding your heart (one, two) in my hand as I fall asleep

My time keeps ticking backwards
Bewitched by the traces you left behind in a corner of my heart
It keeps taking me into the memories

I used to only smile but now I’ve changed
I can’t erase the good times
Slowly, it suffocates me
If time is a video, I want to press the rewind button
Draw back the curtains of painful goodbye

Now stop and rewind, stop at the goodbye
If I squeeze the fragments of the memories, even if my heart gets scarred
Stop and play it, I’ll turn back your heart, oh girl
Your pieces stir up my entire heart
Give me back my love, it’s time to rewind
Stop Rewind Rewind
Stop Rewind Rewind Rewind Rewind
Stop